Assalamualaikum...
Saat sedang tidak bisa mengakses internet atau sedang kehabisan kuota, lazimnya saya menghibur diri yang jenuh ini dengan menulis ataupun bermain game. Untuk bermain game sendiri tentunya game yang offline atau yang tidak memakai data untuk memainkan gamenya.
Biasanya sih saya bermain game-game jadul, game yang dulu ada di playstation 1, misalnya seperti harvest moon. Namun waktu kuota habis dikala itu aku agak jenuh untuk bermain game ps1. Karena teringat game t-rex unyu yang lompat-lompat, saya pun akibatnya pergi ke google untuk memainkannya.
T-rex ini bakal keluar jikalau kita mengakses google tanpa menyalakan data atau kuota habis ya sob.
Memiliki grafik yang sederhana dan warna yang monokrom mengakibatkan game ini terlihat biasa-umumsaja. Tapi aku tidak mampu pungkiri bahwa saat itu aku cukup terhibur dengan adanya game tersebut yang mampu diakses walau kuota sedang habis.
Di dalam game ini kita harus menciptakan t-rex yang sedang berlari itu melompat dan pastinya beliau harus melompat disaat ada rintangan menghadang. Untuk rintangannya sendiri merupakan pohon kaktus yang berbeda-beda ukuran dan jumlah. Jadi ada satu buah pohon kaktus berskala besar, tiga pohon kaktus kecil dan semacamnya.
Awalnya pergerakan t-rex umumsaja, namun semakin tingginya skor yang kita dapat beliau akan kian cepat dan tentunya tingkat kesulitan dalam bermain game tersebut menjadi lebih susah. Oh ya makin tinggi skornya juga rintangan tidak hanya pohon kaktus saja, melainkan juga ada pterodactyl yang sedang melayang.
Pterodactyl tersebut acap kali terbang rendah juga terbang tinggi, jadi teman harus hati-hati. Sobat harus lebih jeli untuk melihat, karena jikalau dia sedang terbang rendah maka t-rex mesti melompat, tetapi jikalau terbang tinggi maka t-rex jangan dibuat melompat. Jika t-rex perihal pohon kaktus atau pterodactyl tentu saja kita kalah dan game final.
Saya tidak tahu niscaya namun saat aku bermain itu, daerah dimana t-rex berlari bisa menjadi gelap sob, malam hari. Setahu aku akan berkembang menjadi malam hari dan gelap itu disaat skor telah menyentuh angka 700 dan sepertinya juga berlaku pada kelipatannya.
Saat malam juga mesti berhati-hati, karena sudah sudah biasa memandang layar putih mungkin saja kita jadi tidak biasa dengan perubahan warna dan hal tersebut menciptakan kita menjadi kehilangan konsentrasi.
Untuk skor tertinggi dari game ini sih saya mencapai angka 1800an dan itu telah melewati dua malam atau dua kali pergeseran dari warna latar putih menjadi hitam. Ingin rasanya meraih skor lebih tinggi dari itu, namun hingga berkali-kali menjajal entah kenapa aku tidak bisa melewatinya hehehe, memang dasarnya tidak andal kali ya.
Seperti Apa Tamatnya?
Karena terlihat mirip tidak ada ujungnya, aku pun jadi penasaran kira-kira game t-rex itu seperti apa tamatnya. Akhirnya aku pun mencari jawabannya di google dan ada suatu postingan yang menyampaikan bahwa game tersebut akan final jikalau kita memainkannya selama 17 juta tahun. Ah yang benar saja, mana mungkin mampu seorang insan hidup selama itu.
Jadi intinya game tersebut tidak akan mampu tamat.
Intinya aku merasa cukup terhibur dikala tidak ada kuota dengan bermain game t-rex ini. Terimakasih Edward Jung, Sebastien Gabriel, Alan Bettes, dan semua yang sudah membuat game tersebut.
Wassalamualaikum...
Comments
Post a Comment