Assalamualaikum...
Hari libur biasanya kita gunakan untuk sekedar berpangku tangan dirumah ataupun berlangsung-jalan bareng keluarga kesayangan. Pilihan destinasinya pun berlawanan-beda, ada yang ke wahana bermain, ke musium bersejarah, atau bahkan pergi ke pantai. Yap, pantai, sobat pasti pernah dong ke pantai. Kesan pertama yang timbul seketika di benak kita dikala mendengar kata "pantai" ialah hamparan pasir maritim putih yang indah, air bahari berwarna biru yang sangat menarik, dan juga bunyi ombak yang terdengar layaknya lagu indah di telinga kita.
Saat di pantai lazimnya kita menciptakan istana pasir, mencari kerang, ataupun bermain air di bibir pantai. Tetapi ada saja hal yang menciptakan kita jengkel, contohnya ketika bermain air dengan tidak sengaja air maritim tersebut masuk ke dalam ekspresi kita, kita pun mencicipi betapa asinnya rasa air bahari tersebut. Tetapi, pernahkah kita mencari jawaban mengapa air laut asin? berikut inilah penjelasannya.
Mungkin dulu kita pernah membuat guyonan mengenai asal usul air laut asin. Air bahari asin berasal dari para ikan yang hidup di laut, mereka berenang kesana-kemari seumur hidupnya sehingga membuat mereka berkeringat, dan keringat ikan tersebutlah yang menciptakan air bahari asin, benarkah begitu?. Nyatanya tidak, tetapi guyonan tersebut cukup untuk menghibur kita dan menciptakan kita berhenti untuk mencari balasan tentang air maritim asin.
Kita niscaya tau ihwal siklus hujan. Hujan berasal dari air maritim yang menguap membentuk awan di langit, kemudian awan mulai menjatuhkan air ke bumi dan air tersebut akan kembali ke bahari. Apa keterkaitannya dengan air bahari yang asin? justru hujan lah yang menciptakan air maritim menjadi asin. Saat air hujan turun ke bumi, air tersebut mengenai beberapa bebatuan yang mengandung garam mineral, mirip kalium, kalsium, natrium, dan lain-lain. Kemudian air hujan bareng garam akan mengalir ke sungai, setelah melaksanakan perjalanan yang panjang akhirnya mereka sampai di tujuan risikonya yaitu bahari. Di laut semua mineral garam yang terbawa air hujan akan berkumpul, itulah yang menciptakan air bahari rasanya asin.
Tetapi kan air laut akan menguap lagi, lalu garamnya? memang dalam siklus hujan, air hujan yang kembali kelaut pasti akan menguap membentuk awan kembali, namun mineral garam tidak dan tetap akan menetap di laut selama jutaan tahun selanjutnya. Dengan begitu, air bahari menjadi asin dan menciptakan kita tersenyum getir saat tidak sengaja merasakannya.
Setelah membaca artikel ini, sahabat jadi tau mengenai asal undangan air bahari yang asin. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Jangan lupa lewati komentar teman di bawah ya.
Wassalamualaikum...
Comments
Post a Comment