Posts

Saat Caya Luruh Menjadi Bubuk

Kepada Engkau Yang Tak Perlu Kusebut Namanya

Terhadap Rindu Yang Tak Bertuan

Kepada Jodoh Yang Belum Bertuan

Pria Pilihan

Kamu Yang Hanya Mampu Kutemui Dalam Mimpi

Sebuah Rumah Usang

Kau, Pemberi Jeda Pada Ritmeku Yang Buru-Buru

Hujan Dan Air Mata

Dari Suatu Kotak Beling Yang Menjulang Tinggi Menghadap Monas

Satunya Yang Kita Perlukan Untuk Menjadi

Tidak Ada Sesuatu Yang Dapat Muncul Dari Ketiadaan

Alunan-Alunan Romansa Di Bawah Bulan Purnama